diraa AkL (B)

 1. Carilah rumus - rumus pada Ms. Office!.

 2. Carilah rumus pada Ms. Exel!. 

 3. Carilah pengertian dari berpikir komputasi!.


JAWABAN.


 

1Rumus-rumus pada MS Office terbagi menjadi dua kategori utama: rumus di Microsoft Word (umumnya untuk pemformatan dan pengolahan teks) dan rumus di Microsoft Excel (untuk perhitungan dan analisis data). Berikut adalah beberapa rumus penting di masing-masing aplikasi.

Microsoft Word:

Rumus untuk memformat teks:

Ctrl + B: Tebal (Bold)

Ctrl + I: Miring (Italic)

Ctrl + U: Garis bawah (Underline)

Ctrl + E: Rata tengah

Ctrl + L: Rata kiri

Ctrl + R: Rata kanan

Ctrl + J: Rata kiri-kanan (Justify)

Ctrl + Shift + C: Salin format

Ctrl + Shift + V: Tempel format


Rumus untuk navigasi:

Ctrl + F: Cari (Find)

Ctrl + H: Ganti (Replace)

Ctrl + G: Pergi ke (Go To)

Ctrl + Home: Ke awal dokumen

Ctrl + End: Ke akhir dokumen


Rumus untuk manipulasi teks:

Ctrl + C: Salin (Copy)

Ctrl + X: Potong (Cut)

Ctrl + V: Tempel (Paste)

Ctrl + Z: Undo (Batalkan aksi)

Ctrl + Y: Redo (Ulangi aksi)

Ctrl + A: Pilih semua (Select All)

Rumus untuk membuka, menyimpan, dan mencetak:

Ctrl + N: Dokumen baru (New)

Ctrl l+ O: Buka dokumen (Open)

Ctrl + S: Simpan (Save)

Ctrl + P: Cetak (Print).



2.  Microsoft Excel:

Rumus untuk perhitungan dasar:

=A1+A2: Menjumlahkan nilai di sel A1 dan A2

=A1-A2: Mengurangi nilai di sel A2 dari A1.

=A1*A2: Mengalikan nilai di sel A1 dan A2.

=A1/A2: Membagi nilai di sel A1 dengan A2.


Rumus untuk fungsi:

=SUM(A1:A10): Menjumlahkan nilai pada sel A1 hingga A10.

=AVERAGE(A1:A10): Menghitung rata-rata nilai pada sel A1 hingga A10.

=MAX(A1:A10): Mencari nilai tertinggi pada sel A1 hingga A10.

=MIN(A1:A10): Mencari nilai terendah pada sel A1 hingga A10.

=COUNT(A1:A10): Menghitung jumlah sel yang berisi angka pada sel A1 hingga A10.

=IF(A1>10, "Lulus", "Tidak Lulus"): Jika nilai di sel A1 lebih besar dari 10, maka “Lulus”; jika tidak maka “Tidak Lulus”.

=VLOOKUP(A1, B1:D10, 2, FALSE): Mencari nilai A1 pada baris pertama tabel B1:D10 dan mengembalikan nilai kolom kedua(FALSE untuk pencarian yang tepat).

=HLOOKUP (A1, B1:J1, 2, FALSE): Mencari nilai di sel A1 pada baris pertama tabel B1:J1 dan jika mengembalikan nilai pada baris kedua (FALSE untuk pencarian yang tepat).


3.  Berpikir komputasional (computational thinking) adalah suatu pendekatan untuk memecahkan masalah dengan cara seperti yang digunakan dalam ilmu komputer, yaitu dengan memecah masalah menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola, mencari pola, melakukan abstraksi, dan merancang solusi dalam bentuk algoritma. Ini bukan hanya tentang pemrograman, tetapi tentang cara berpikir logis dan sistematis untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam berbagai bidang, bukan hanya di dunia teknologi. 

Penjelasan Lebih Detail:

Pendekatan Sistematis dan Logis:

Berpikir komputasional melibatkan proses berpikir yang terstruktur dan logis, mirip dengan cara kerja komputer dalam memproses informasi dan menyelesaikan tugas. 

Empat Pilar Berpikir Komputasional:

Dekomposisi: Memecah masalah kompleks menjadi masalah-masalah kecil yang lebih mudah ditangani. 

Pengenalan Pola: Mengidentifikasi kesamaan dan pola dalam data atau masalah untuk menemukan solusi yang lebih efektif. 

Abstraksi: Memfokuskan pada informasi penting dan mengabaikan rincian yang tidak relevan. 

Algoritma: Merancang langkah-langkah sistematis (algoritma) untuk menyelesaikan masalah. 

Lebih dari Sekedar Pemrograman:

Meskipun berakar dari ilmu komputer, berpikir komputasional dapat diterapkan di berbagai bidang kehidupan, termasuk seni, bisnis, dan kehidupan sehari-hari. 

Penting di Era Digital:

Berpikir komputasional adalah keterampilan penting di era digital karena membantu individu untuk memahami dan mengatasi masalah kompleks yang muncul dalam teknologi dan kehidupan modern.

Postingan populer dari blog ini

diraa 10 AKL (B)

hal hal yg ingin terwujud ¿?